Setitik Kisah dari Ospek

Saya teringat kisah saya sekitar empat tahun yang lalu. Tepatnya saat saya mengikuti proses Ospek di FEUI atau kami menyebutnya OPK (Orientasi Pengenalan Kampus). Proses ospek yang cukup standar menurut saya. Yaa…memang ada beberapa ketidaksepakatan saya atas proses tersebut,tapi ya sudahlah, dibandingkan proses saya menjadi OSIS waktu SMA dulu, ini sama sekali belum ada apa-apanya.

Tapi apa yang akan saya ceritakan disini bukanlah proses push-up, setengah jongkok, ataupun bentakan-bentakan lainnya. Ada satu cerita tersendiri bagi saya, yang bila saya ingat masih menyisakan rasa miris, geli, dan yang pasti tak terlupakan.

Ini dimulai dari aturan Ospek yang mengharuskan setiap mahasiswi baru memakai baju kemeja yang harus dimasukkan ke dalam rok. Saya, merupakan salah satu orang yang mempunyai prinsip tidak mau melakukan hal tersebut. Sejauh yang saya pahami dan rasakan, hal tersebut akan membentuk tubuh dan lagi-lagi sejauh yang saya pahami, salah satu persyaratan berpakaian yang syar’i bagi wanita adalah tidak membentuk tubuh.

Akhirnya, saya tidak mengikuti aturan tersebut. Saya pun telah mengkomunikasikan kepada beberapa panitia yang terkait, diantaranya panitia acara yang setiap harinya memeriksa atribut para mahasiswa baru. Sejauh itu, tidak ada panitia yang berkeberatan, bahkan diantara mereka merupakan wanita yang belum berjilbab, namun mereka menghargai prinsip saya.

Namun, tibalah hari itu. Sore itu, di tengah barisan tiba-tiba saya didatangi seorang tibum (ketertiban umum) atau komdis (komisi disiplin), seorang wanita berjilbab, yang datang berkacak pinggang dan kemudian marah-marah kepada saya terkait ketidakmauan saya mengikuti peraturan. Bahkan, saya ingat sekali wanita tersebut berkata,
“Tuh, anak-anak FSI juga pada tau aturan ini dan mereka setuju2 aja tuh, jadi kamu jangan sok tau deh!”
Demi menghargai keberadaannya sebagai senior, saya menahan diri untuk tidak membentak,
“What the hell! ini gue! terserah mereka mo gimana!”
Saya sudah berusaha menjelaskan baik-baik, namun wanita tersebut menutup dengan kata-kata,
“Gue gak mau tau, hari selanjutnya, kamu mesti pakai baju yang dimasukkin”
Dalem hati saya,
“Bodo amat! Ngomong sana ama tembok!”

Miris sekali saya saat itu, melihat beberapa panitia akhwat yang duduk-duduk di depan barisan mahasiswa baru, saling bercanda gurau dan tertawa, tanpa sadar ada saudarinya di depan barisan sana yang bahkan untuk mempertahankan prinsipnya saja sulit. Ah, sudahlah, saya hanya berpikir, suatu saat nanti jika saya yang bisa berada di posisi mereka, tak boleh lagi ada satupun mahasiswa baru yang harus terzholimi oleh aturan-aturan senioritas yang belum tentu dirasakan kebermanfaatannya.

Saya tidak mengadukan hal ini pada kakak-kakak FSI atau panitia siapapun yang saya pikir bisa membantu saya. Toh, saya juga tidak kenal mereka. Saya cuma maba biasa, tidak eksis, tidak gahul, mereka juga pasti tak tahu saya. Harusnya mereka sadar sendiri, begitu pikir saya. Karena sejauh yang saya lihat, cukup banyak panitia akhwat disana, pun cukup banyak pula yang saya identifikasikan sebagai ikhwan. Sudahlah.

*Hari ospek selanjutnya*
Bismillah. Buat apa takut pada senior. Takutlah pada Allah SWT. Saya memasuki FEUI seperti biasa. Baju dikeluarkan. Setelah melewati pos satpam, senior sudah menunggu dan berteriak-teriak, memaki, seperti biasa. Saya sudah pasang kuping tebal saja. Saat saya berlari melewati senior tersebut, agak terperangah saya dengan ucapannya,
“Woi! Lari lo pada! Cepet! Heh! Bajunya dimasukkin! Kecuali buat yang berjilbab, lo keluarin bajunya! Woii lo semua yang berjilbab bajunya dikeluarin!”

Hahaha…entah apa yang terjadi, saya hanya bisa senyum saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s