Kedewasaan

Apa menurutmu kedewasaan itu? Bukankah orang berkata menjadi tua belum tentu menjadi dewasa? Dewasa adalah pilihan, pilihan kita mau atau tidak, sedangkan tua adalah keniscayaan –kecuali kau mati muda- sehingga tak ada pilihan akan menjadi tua, begitu kata orang.

Terkadang, kedewasaan berarti keberanian. Keberanian memilih, keberanian menetapkan, keberanian mempertahankan. Keberanian melawan apa yang kita inginkan, kita sukai, tapi kita tau bukan merupakan hal yang baik. Keberanian untuk menahan, menghindari, melepaskan, segala apa yang memang tak seharusnya dipertahankan. Maka dewasalah, agar berani menjadi benar.

Kedewasaan kadang berarti kesabaran. Sabar menatap masalah, sabar menghadapi kekecewaan, sabar menjalani ketetapan. Kesabaran mampu membuat kita berdamai dengan keadaan, menghapus air mata yang bahkan belum jatuh. Maka dewasalah, agar kesabaran tak sekedar singgah.

Bisa pula kedewasaan berarti kepahaman. Kemengertian dengan penuh akan segala situasi yang ada, lalu menetapkan langkah, membulatkan tekad perbuatan, kesediaan berpikir dengan berbagai perspektif dan meluaskan hati untuk segala kondisi. Kepahaman, menuntut ego menurun dan ikhlas meningkat. Maka dewasalah, agar kita paham arti semua pertanyaan.

Lalu kedewasaan bukanlah suatu barang instan yang kemudian mudah didapatkan. Kedewasaan juga proses seumur hidup, karena sejatinya manusia selalu punya sisi kanak-kanak. Kedewasaan akan meminta kita selalu belajar dan terus belajar. Belajar bahwa hidup adalah anugerah dengan banyak hikmah, belajar bahwa setiap kejadian akan memunculkan pelajaran serta pembelajaran.

Menjadi dewasa artinya selalu berusaha mensinergiskan hati dan pikiran. Karena satu dan lainnya saling berkaitan dan mengisi. Pikiran mengarahkan, hati mengikhlaskan. Pikiran menjalankan, hati menunjukkan. Kebaikan hati akan membawa pada kejernihan pikiran, pun kebaikan pikiran akan membawa keluasan hati.

Maka terus belajar dewasalah. Agar berani, agar sabar, agar paham. Agar bukan lagi persoalan hidup yang makin ringan, tapi dirimu yang makin kuat. Agar bukan lagi masalah yang menjadi mudah, tapi kau yang lebih pandai mengurai dan menyelesaikannya. Menjadi dewasa adalah pekerjaan besar, maka marilah bersama-sama mempersiapkan diri, pikiran, dan hati.🙂

Luwuk, Sulawesi Tengah
23 Februari 2011
00:50 WITA

One thought on “Kedewasaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s