Tradisi (atau kepercayaan?) unik pengantin Makassar

Saya jadi teringat tradisi (atau kepercayaan) unik yang biasa dilakukan pengantin di Makassar yang kemudian merembet ke daerah-daerah sekitarnya.

Saya tidak tahu apakah sudah ada yang pernah mendengar kepercayaan ini, tapi bagi saya sendiri ini sesuatu yang baru saya dengar dan cukup unik (bila aneh terdengar kurang sopan) yang baru saja saya ketahui dari ibu-ibu dan mbak-mbak karyawan Pemda di Banggai kemarin. Kalau di pernikahan ala Barat ada tradisi melempar buket bunga oleh sang pengantin lalu kawan-kawan dari mempelai memperebutkan bunga tersebut (dengan harapan yang mendapatkan bunga tersebut adalah yang selanjutnya akan menikah), pernikahan ala Makassar juga punya yang sejenis.

Para wanita single yang ingin segera menikah biasanya menitipkan celana dalam untuk dipakai oleh pengantin wanita saat akad nikah. Ya, celana dalam. Benar, untuk dipakai. Saat diceritakan, saya tertawa geli, ada-ada saja, lalu saya tanya, “Kalau yang nitip lebih dari satu gimana?”

“Ya dipakai semua” jawabnya.

Heh? Dan ternyata benar, bahkan dari pengakuan salah seorang ibu Pemda yang sudah menikah, beliau dititipi sampai 7 buah. Dan dipakai semuanya saat akad nikah. Biasanya, setiap celana diberi nama agar tak tertukar. Katanya, yang menitipkan untuk dipakai saat akad nikah, akan lebih cepat untuk menjadi pengantin yang selanjutnya.

Hahaha, mau mencoba? Kalau saya ogah😉

One thought on “Tradisi (atau kepercayaan?) unik pengantin Makassar

  1. Celana dalam memang mempunyai peranan penting di daerah Makassar.. Mau laku dagangannya? Rendam celana dalam di masakan, pawang hujan? Lempar celana dalam perawan di atas genteng.. Hehehe.. Salam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s