Tanpa Batas

Malam ini saya belajar, bahwa kesenjangan antara keinginan dan kejadian akan selalu ada. Manusia itu banyak maunya, banyak mintanya, sayangnya tidak semuanya bisa terlaksana. Dan teman dekat dari ketidakpuasan tersebut adalah kekecewaan. Manusia bisa kecewa setiap hari, manusia bisa marah, sedih, luka.

Tapi bagi seorang muslim yang baik, meyakini bahwa setiap ketetapan-Nya itu adil adalah baik. Meyakini bahwa ada kekuatan yang lebih paham akan apa yang dibutuhkannya -dibanding dirinya sendiri- adalah baik.

Maka seorang muslim yang baik harus bersabar….

Sebab hidup terlalu rumit untuk diurai dengan logika, namun akan mudah dan ringan bila dijalani bersama keyakinan utuh.

Maka seorang muslim yang baik harus bersabar….

Sebab sabar berdampingan dengan syukur. Dengan syukur kita memuji, dengan sabar kita diuji. Keduanya mulia, keduanya utama.

Maka seorang muslim yang baik harus bersabar….

Sebab diantara sabar ada doa, ada harap, ada pasrah, ada ikhlas. Dari kesemuanya kita belajar menjadi sebaik-baik makhluk, untuk sebaik-baik Pencipta.

Maka seorang muslim yang baik harus bersabar….

Dan sabar artinya yakin. Yakin kekuasaan-Nya melebihi segala: akal, rencana, rasa. Dan sabar artinya bertahan. Sebab yang tumbang hanyalah yang bimbang dan tak seimbang. Dan sabar artinya bahagia, karena inilah waktunya yang tertepat, bermesra dengan-Nya.

Maka seorang muslim yang baik harus bersabar…. Tanpa batas. Tanpa batas. Dan semoga aku dan kau termasuk di dalamnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s