Berdo’a

Saya suka sekali berdo’a. Menurut saya, berdo’a adalah salah satu hal paling ‘romantis’ antara hamba dan Tuhannya. Jelas sekali bukan? Siapalah yang tau isi do’a kecuali kita dan Allah? Bahkan, walau kita hanya mengucapnya dalam hati, Allah pasti mendengar dan mengetahui. Diberi kesempatan berdo’a merupakan nikmat Allah yang tak terbilang. Artinya, walau Allah memiliki hak prerogatif akan keseluruhan hidup kita, Ia masih memberi kita kesempatan untuk meminta, untuk mengutarakan apa yang kita mau.

Di saat begitu banyaknya manusia yang egois, Tuhan kita malah begitu baik dengan membiarkan kita memohon ini dan itu. Dengan garansi: dikabulkan. Bahkan dikatakan bahwa do’a bisa merubah takdir. Ya Tuhan, merubah takdir! Hanya dengan cara memintanya. Maka tidak salah bila do’a dikatakan sebagai senjata orang mu’min. Karena hanya orang-orang dengan iman tanpa cela yang bisa meyakini janji-Nya yang tak akan berubah.

Beruntunglah kita yang punya Tuhan Yang Maha Baik, karena setiap ketakutan, setiap kekhawatiran, setiap sedih dan rasa yang menyakitkan bisa kita minta penawarnya dengan berdo’a. Lalu, kita cukup menjadi hamba-Nya yang baik. Memastikan menjalani yang wajib dan menghidupkan yang sunnah. Selanjutnya, mari bersabar, menunggu do’a-do’a kita melintas naik ke atas langit. Lalu turun ke bumi dengan jawaban yang sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s